Golkar Membuka Pengajaran Media dan Bagiangan Penilaian, Golongan Milenial Jadi Sasaran Khusus

Golkar Membuka Pengajaran Media dan Bagiangan Penilaian, Golongan Milenial Jadi Sasaran Khusus

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk F Paulus minta Sektor Media dan Bagiangan Penilaian (MPO) partainya jadikan golongan milenial sebagai sasaran khusus konstituen Pemilu 2024. Hal tersebut dikatakan Lodewijk saat buka Pengajaran MPO DPP Partai Golkar di teritori Senayan, Jakarta, Senin.

“240 juta (warga Indonesia) terinteraksi dengan internet, 80 prosentasenya berumur 20-29 tahun, maknanya golongan muda, milenial, itu target khusus MPO,” tutur Lodewijk. Dia selanjutnya mengutarakan, MPO Partai Golkar jangan stop bekerja sampai akhir Pemilu 2024.

Selanjutnya, Lodewijk sampaikan sasaran khusus dari Golkar ialah memenangi Penyeleksian Presiden (Pemilihan presiden) 2024, raih 20 % bangku Parlemen, dan memperoleh 60 % suara dalam Penyeleksian Kepala Wilayah (Pemilihan kepala daerah).

“Untuk capai ke situ, roadmap telah diatur. Kita telah pasang baliho, dan sosial media,” ucapnya. “Pada tahun 2022, kita akan mengambil fungsionaris 200 %. Insya Allah, esok surat perintah saya berikan ke beberapa calon legislatif,” tutur Lodewijk kembali.

Paling akhir, dia memperjelas jika pengajaran MPO Partai Golkar pasti akan lakukan penilaian taktik di bagian komunikasi dan info yang sejauh ini sudah jalan.

“(Sehingga) 2023 ialah tingkatan penguatan, 2024 semua pemberdayaan, tidak ada argumen untuk menanti,” ucapnya.

Dijumpai, berdasar survey Litbang Kompas Oktober 2022, kepopuleran Partai Golkar ada di posisi ke-4 dengan perolehan 7,9 %. Dalam pada itu, tingkat elektoral partai berlambang beringin itu di kelompok angkatan Z (17-25 tahun) cuma 3,9 %.

Bahkan juga, kepopuleran Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai capres (calon presiden) ada di papan bawah. Airlangga cuma mempunyai kepopuleran sebesar 0,5 %.

About admin

Check Also

Mangkir Rapat, Komisi I Meminta KSAD Dudung Lebih Hargai DPR

Mangkir Rapat, Komisi I Meminta KSAD Dudung Lebih Hargai DPR Komisi I DPR RI melangsungkan …