Pidato di KTT COP27, Wakil presiden Serukan Kerja Sama Tangani Kritis Planet

Pidato di KTT COP27, Wakil presiden Serukan Kerja Sama Tangani Kritis Planet

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kerja-sama antarnegara untuk menangani keadaan kritis saat menyampaikan pidato dalam Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) Peralihan Cuaca PBB atau Konferensi of the Parties (COP) ke-27 di Sharm El Sheikh, Mesir, Senin.

Ma’ruf menjelaskan, sekarang ini dunia sedang hadapi tiga kritis planet yang menekan untuk ditangani, yaitu peralihan cuaca, pencemaran, dan lenyapnya keberagaman hayati.

“Pada kondisi kritis semacam ini tidak ada alternatif lain terkecuali bekerja bersama. Pola kerjasama harus kita utamakan,” kata Ma’ruf, diambil dari siaran YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia, Selasa.

Ma’ruf menjelaskan, Indonesia selalu usaha menjadi contoh untuk beberapa negara lain dalam usaha menangani kritis itu.

Dia memberikan contoh, Indonesia sudah sampaikan melalui Enhanced Nationally Determined Contribution yang berisi kenaikan sasaran pengurangan emisi Indonesia jadi 31,89 % dengan kekuatan sendiri, dan 43,20 % dengan support internasional.

Dia memaparkan beberapa peraturan pemerintahan yaitu peluasan pelestarian dan restorasi alam, implementasi pajak karbon, capai Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, peningkatan ekosistem kendaraan listrik, dan inisiasi program biodiesel B40.

Akan tetapi, Ma’ruf memperjelas, usaha nasional itu perlu mendapatkan support internasional, terhitung dalam soal pencitpaan pasar karbon yang efisien dan berkeadilan dan investasi untuk peralihan energi dan permodalan untuk tindakan cuaca.

“Karena itu, COP 27 harus digunakan bukan hanya untuk majukan tekad, tetapi implikasi. Terhitung pemenuhan support dari negara maju ke negara berkembang,” kata Ma’ruf. Ma’ruf menjelaskan, semua negara harus jadi jalan keluar atas kritis yang terjadi di Bumi sesuai kemampuannya masing-masing.

“Dengan semangat burden-sharing (pembagian beban) bukan burden-shifting (perpindahan beban). Negara yang semakin maju, yang lebih sanggup, harus menolong dan mendayagunakan negara yang lain,” katanya.

Ma’ruf juga memperjelas, Indonesia terus akan menggerakkan tindakan cuaca dengan statusnya sebagai presidensi G20 tahun 2022 dan ketua ASEAN tahun 2023. Tutup pidatonya, Ma’ruf kembali ajak semua negara untuk merealisasikan dunia yang lebih bagus dan terus-menerus.

“Kita harus ambil langkah nyata dan perkuat kerjasama berdasarkan diskusi dan keyakinan. Untuk merealisasikan dunia yang lebih bagus dan terus-menerus,” tutur Ma’ruf.

About admin

Check Also

Selainnya Penjara Seumur Hidup, Surya Darmadi Dituntut Uang Tukar Rp 73,9 T Rugi Ekonomi Negara

Selainnya Penjara Seumur Hidup, Surya Darmadi Dituntut Uang Tukar Rp 73,9 T Rugi Ekonomi Negara …