Hujan Air Mata di Sidang Tuntutan Bharada E 

Hujan Air Mata di Sidang Tuntutan Bharada E 

Isak tangis memberi warna sidang pembacaan tuntutan tersangka Richard Eliezer atau Bharada E atas kasus pembunuhan merencanakan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di PN Jaksel.

Partisipan tidak dapat meredam air mata saat dengar tuntutan yang dijatuhkan ke Bharada E. Dalam kasus ini, Richard Eliezer atau Bharada E dituntut dengan hukuman 12 tahun penjara.

Salah satunya partisipan namanya Lukilatul Meten duduk di bangku pemirsa segi kanan. Dia tidak henti-henti panggil-manggil nama Richard saat Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso mengetok palu sebagai pertanda sidang dengan jadwal pembacaan tuntutan sudah usai.

Air mata tumpah dari ke-2 bola mata Lukilatul sampai membasahi ke-2 pipi. Bersama partnernya yang simpatisan Richard Eliezer, mereka terlihat sama-sama memperkuat. Bahkan juga, dia manfaatkan bahu rekanan sekedar untuk bertumpu sesaat.

Tidak hanya Lukilatul, partisipan lainnya menumpahkan kekesalan dengan menangis tersedu-seduh. Bahkan juga, dari mereka sama-sama berangkulan.

Raut muka bersedih terlihat dari sosok Bharada E. Dia menangis tersedu-sedu saat merengkuh penasihat hukum.

Sedih dengan Tuntutan Beskal
Terpisah, Lukilatul akui bersedih dan sedih atas tuntutan Beskal. Dia menunjuk tuntutan tidak adil dan dirasakan menyobek-robek hukum di Indonesia.

“Apa tidak diperhitungkan jika ia ialah JC, mengapa tidak diperhitungkan dan masa datang ia masih panjang,” tutur ia.

Lukilatul menyebutkan, Beskal semestinya mempertimbangan justice collaborator dalam jatuhkan tuntutan ke Bharada E.

“Iya semestinya dan ia diringankan apa lagi ia melakukan tindakan santun, masih terbilang muda, koorperatif, apa beberapa hal yang paling menolong hukuman,” tutur ia.

Keinginan ke Hakim
Lukilatul sekarang menyimpan keinginan besar ke hakim yang memutuskan kasus ini. Mudah-mudahan, Richard dapat mendapatkan hukuman lebih enteng dari tuntutan Beskal.

“Tetapi saya mengharap biarkanlah tuhan yang menggantikan kasus ini kelak suara tuhan lewat hakim untuk Richard Eliezer,” tutur ia

About admin

Check Also

Selainnya Penjara Seumur Hidup, Surya Darmadi Dituntut Uang Tukar Rp 73,9 T Rugi Ekonomi Negara

Selainnya Penjara Seumur Hidup, Surya Darmadi Dituntut Uang Tukar Rp 73,9 T Rugi Ekonomi Negara …