BI Turunkan Prediksi Perkembangan Ekonomi Global 2023 Jadi 2,3 %, Apa Argumennya?

BI Turunkan Prediksi Perkembangan Ekonomi Global 2023 Jadi 2,3 %, Apa Argumennya?

Gubernur Bank Indonesia atau BI Perry Warjiyo menjelaskan kemajuan ekonomi global makin melamban dari prediksi awalnya, hingga BI turunkan prediksi kemajuan ekonomi dunia tahun 2023.

“BI turunkan prediksi kemajuan ekonomi dunia tahun 2023 jadi 2,3 % dari prediksi awalnya sejumlah 2,6 %,” tutur ia dalam konferensi jurnalis di Gedung Thamrin Bank Indonesia, Jakarta Pusat.

Hal tersebut, menurut Perry, disebabkan karena fragmentasi politik dan ekonomi yang belum selesai dan pengetatan peraturan moneter yang agresif di negara maju. Disamping itu, revisi prediksi kemajuan ekonomi yang lumayan besar dan dibarengi dengan bertambahnya resiko kekuatan krisis terjadi di Amerika Serikat dan Eropa.

Ditambah dengan penghilangan Kebijakan Nol-Covid (Zero Covid Policy) di China, di mana efeknya diprakirakan akan meredam pelambatan kemajuan ekonomi global.

Menurut Perry, penekanan inflasi global diindikasi mulai menyusut searah dengan melambannya kemajuan ekonomi global. Walau demikian, inflasi global masih tetap di tingkat tinggi bersamaan dengan masih mahalnya harga energi dan pangan, bersambungnya masalah rantai suplai, dan ketatnya pasar tenaga kerja khususnya di Amerika Serikat dan Eropa.

Searah dengan penekanan inflasi yang menerpai, Perry meneruskan, pengetatan peraturan moneter di negara maju dekati titik pucuknya. Dengan suku bunga diprakirakan masih tetap tinggi di sejauh 2023.

“Ketidakjelasan pasar keuangan global mulai berkurang hingga berpengaruh pada bertambahnya saluran modal global ke negara berkembang. Penekanan pelemahan nilai ganti negara berkembang menyusut,” papar Perry.

About admin

Check Also

Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Masuk Hebat 2 di G20, Bahkan juga di Atas China

Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Masuk Hebat 2 di G20, Bahkan juga di Atas China Menteri …