Ada Pembangunan Tower Monopile SUTT, Dishub DKI Akan Alihkan Lalu lintas di Tempat Taman Kwitang

Ada Pembangunan Tower Monopile SUTT, Dishub DKI Akan Alihkan Lalu lintas di Tempat Taman Kwitang

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengaplikasikan eksperimen jalan raya (lalu lintas) di Tempat Taman Kwitang, Kramat Kwitang, Jakarta Pusat dampak pembuatan pembangunan Tower Monopole Aliran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Tower 25 di kawasan itu.

“Berkenaan ada Tugas Pembangunan Tower Monopole SUTT (Aliran Udara Tegangan Tinggi) Tower 25 Tempat Taman Kwitang Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dinas Perhubungan DKI Jakarta lakukan eksperimen jalan raya,” kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta,

Syafrin sampaikan jika pihaknya akan lakukan relokasi SUTT T25 eksisting di titik A depan project Senen Jaya 1 dan 2 di titik B di Tempat Taman Kwitang Jalan Kramat Kwitang.

Waktu pembuatan akan dilaksanakan sepanjang 3 hari mulai 13-15 Januari 2023 jam 22.00 WIB s/d jam 04.00 WIB.

Syafrin sampaikan jika Dishub DKI Jakarta akan mengaplikasikan tiga sistem pembuatan diantaranya tugas fondasi/pengecoran borepile dan pad chimney.

Selanjutnya, tugas erection tower T.25 steel pole atau pasang baru dan bedah lama. Paling akhir, penarikan kabel baru dan pelepasan kabel lama.

“Sepanjang tugas erection tower baru, jalan raya dari arah selatan Jalan Kramat Raya ke arah barat lewat Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun akan diarahkan,” terang Syafrin.

Eksperimen Lalu Lintasi

Oleh karenanya, Syafrin menjelaskan untuk kendaraan yang ke arah arah Tugu Tani, dari arah selatan Jalan Kramat Raya akan diarahkan lempeng ke Jalan Senen Raya – belok ke kiri ke Jalan Kwini I – Jalan Dr Abdul Rahman Saleh – Simpang depan Capitol Suites – belok ke kanan Tugu Tani.

Lalu, ke arah akses lokasi terimbas, dari arah selatan Jalan Kramat Raya diarahkan lempeng ke Jalan Senen Raya – belok ke kiri ke Jalan Kwini l – belok ke kiri Jalan Dr Abdul Rahman Saleh I – belok ke kiri Prajurit KKO Usman dan Harun – putar balik ke Tugu Tani.

Selanjutnya, Syafrin menghimbau beberapa pemakai jalan supaya menghindar batas jalan itu. Ia minta beberapa pemakai jalan sesuaikan penataan lalu lintas yang hendak diputuskan.

“Disarankan ke beberapa pemakai jalan supaya menghindar batas jalan itu dan bisa sesuaikan penataan jalan raya yang diputuskan, patuhi rambu-rambu jalan raya, panduan petugas di atas lapangan dan memprioritaskan keselamatan di jalan,” ucapnya.

Sebagai info, PT Indisi sebagai pelaksana Tugas Pembangunan Tower Monopole SUTT Tower 25 Tempat Taman Kwitang, Jakarta Pusat bertanggungjawab seutuhnya pada keamanan dan keselamatan pemakai jalan di lokasi penerapan pembangunan.

 

About admin

Check Also

Selainnya Penjara Seumur Hidup, Surya Darmadi Dituntut Uang Tukar Rp 73,9 T Rugi Ekonomi Negara

Selainnya Penjara Seumur Hidup, Surya Darmadi Dituntut Uang Tukar Rp 73,9 T Rugi Ekonomi Negara …