Munajat Besar Reuni 212 di Mushola At-Tin Dijaga 640 Personil Kombinasi

Munajat Besar Reuni 212 di Mushola At-Tin Dijaga 640 Personil Kombinasi

Ada 640 personil kombinasi diturunkan untuk jaga aktivitas “Munajat Besar dan Indonesia Bershalawat untuk Keselamatan NKRI” di Mushola Agung At-Tin, Jakarta Timur. “(Sebanyak) 640 personil kombinasi dari TNI-Polri, petugas Dishub, dan Satpol-PP ada juga,” tutur Kasat Lalu Polres Jakarta Timur AKBP Edy Surasa di lokasi, Jumat.

Beberapa ratus personil bersiaga di tempat Mushola At-Tin sampai acara usai dan massa bubarkan diri. Dalam pada itu, berdasar penilaian Kompas.com jam 05.15 20 WIB, beberapa ribu orang telah padati tempat Mushola Agung At-Tin.

Kenakan pakaian serba putih, mereka terlihat lalu-lalang disekitaran tempat mushola. Beberapa pada mereka terlihat bawa anak-anak dan keluarganya. Gaung shalawat kedengar sampai keluar tempat mushola. Massa mulai banyak yang datang bahkan juga saat sebelum acara Munajat Besar diadakan.

“Telah tiba dari jam 01.00 pagi barusan,” tutur salah satunya peserta acara reuni. Penanggung Jawab Reuni Tindakan 212 Yusuf Martak menerangkan, aktivitas di tahun ini mengangkat topik “Munajat Besar dan Indonesia Bershalawat untuk Keselamatan NKRI”. Reuni Tindakan 212 dikerjakan mulai Jumat pagi hari sekitaran jam 02.00 WIB sampai jam 09.00 WIB.

Beberapa peserta diharuskan mengaplikasikan prosedur kesehatan (prokes) untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19. “Diawali dengan shalat tahajud sampai jam 09.00 WIB. Membawa alat shalat, gunakan masker, menjaga prosedur kesehatan, dan diharap kenakan pakaian putih,” tutur Yusuf dalam penjelasannya, Kamis.

Dalam realisasinya, Yusuf mengatakan jika reuni ini kali akan diprioritaskan pada aktivitas doa bersama-sama dan bermunajat, tidak seperti Reuni 212 awalnya di teritori Monas yang diadakan bertepatan dengan tindakan damai untuk mengumandangkan rumor tertentu.

“Mengapa acara di sini? Karena di mushola ini kami akan lakukan acara yang bertopik munajat. Dari sisi perjuangan, barusan telah dikatakan, yakni kami bukan hanya memercayakan perjuangan, tapi kami perlu kemampuan dari doa,” ungkapkan Yusuf.

About admin

Check Also

Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Masuk Hebat 2 di G20, Bahkan juga di Atas China

Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Masuk Hebat 2 di G20, Bahkan juga di Atas China Menteri …