Komnas HAM Referensikan PSSI Stop Semua Laga Sepak Bola

Komnas HAM Referensikan PSSI Stop Semua Laga Sepak Bola

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mereferensikan PSSI untuk membekukan semua kegiatan laga sepak bola. Hal tersebut selesai berlangsungnya beberapa ratus korban jiwa wafat dalam bencana di Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Membekukan semua kegiatan persaingan sepakbola sampai dilaksanakan standarisasi yang substantif pada semua match komisioner seperti officer, dan piranti laga yang lain seusia ketentuan yang dikeluarkan FIFA, AFC dan PSSI,” kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam dalam referensinya yang dikatakan dalam pertemuan jurnalis.

Ia menjelaskan, referensi itu diambil untuk memberi agunan persaingan bisa jalan dengan aman.

Dan dalam referensi yang lain, Anam sampaikan, PSSI perlu lakukan penilaian secara detail pada status, ketentuan keamanan, keselamatan, code disiplin dan beragam kesepakatan kerja-sama beberapa faksi.

“Terhitung salah satunya penyertaan aparatur keamanan, jadi menilai semua,” jelasnya.

Referensi seterusnya, PSSI harus merajut kerja-sama dengan club untuk lakukan usaha pembimbingan ke suporter sepak bola sama sesuai standard HAM yang junjung tinggi nilai-nilai kesetaraan, sportifitas, toleran, penangkalan ajaran kedengkian dan penghormatan pada harkat dan martabat manusia.

“Bertanggungjawab secara kelembagaan dengan menghargai dan patuhi proses hukum yang jalan dan lakukan beberapa langkah rekondisi pada keluarga korban dan faksi – faksi yang terimbas dalam kejadian kanjuruhan pada 1 Oktober 2022,” terang Anam.

Referensi paling akhir, Komnas HAM minta ke PSSI untuk membuat tanda laga yang beresiko tinggi yang akuntabel. Tidak cuma Arema FC menantang Persebaya, tetapi juga seperti Persija menantang Persib Bandung.

“Dan menempatkan faktor keselamatan dan keamanan sebagai dasar khusus dan tersedianya infrastruktur,” tutupnya

About admin

Check Also

Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Masuk Hebat 2 di G20, Bahkan juga di Atas China

Erick Thohir: Perekonomian Indonesia Masuk Hebat 2 di G20, Bahkan juga di Atas China Menteri …