BPOM Terus Kerjakan Pengetesan Obat Sirup dari Daftar yang Diberi Kemenkes

BPOM Terus Kerjakan Pengetesan Obat Sirup dari Daftar yang Diberi Kemenkes

Kepala Tubuh Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan faksinya masih lakukan pengetesan pada beberapa obat sirup yang daftarnya diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menurut Penny, dari 102 daftar obat yang diberi Kemenkes, ada 69 obat sirup yang memiliki kandungan pelarut hingga harus dites apa memiliki kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Dijumpai, ada empat pelarut yang rawan terkontaminasi EG dan DEG, yaitu propilen glikol, polietilen glikol, gliserin, dan sorbitol. Selanjutnya, dari 69 obat sirup itu, ada 23 yang dipastikan aman untuk dipakai walaupun memiliki kandungan pelarut.

“Alhamdulillah, dari 69, telah dites ada 23 yang memakai pelarut itu, tetapi bisa disebutkan aman,” tutur Penny dalam temu jurnalis virtual.

Penny menjelaskan, 23 obat sirup itu aman karena pelarut yang berada di dalamnya masih penuhi tingkat batasan yang dapat dimaafkan oleh badan manusia.

Tetapi, Penny akui akan sembunyikan 23 merk obat sirup itu.

“Kami tidak menyebutkan nama obat itu,” ucapnya. Selanjutnya, Penny menjelaskan jika, bila sebuah obat sirup memiliki kandungan empat pelarut itu, belum pasti obat itu terkontaminasi EG dan DEG.

Menurut dia, masih tetap ada batasan toleran kandungan EG dan DEG, yaitu di bawah 0,1 %. “Yakni syarat di mana jika masih di bawah batas itu, memiliki arti masih aman,” sebut Penny.

“Jadi mendasarkan ahli dan berdasar standar yang ada, dan standar-standard yang berjalan secara internasional, itu tetap digolongkan aman. Proses pengetesan ini kami terus kerjakan,” katanya.

Sebelumnya telah dikabarkan, Kemenkes keluarkan daftar 102 obat sirup yang diketemukan di dalam rumah pasien tidak berhasil ginjal kronis.

Selanjutnya, daftar obat sirup itu dikasih ke BPOM untuk dilaksanakan pengetesan. Terkini, BPOM kembali melaunching daftar obat sirup yang aman dipakai, dari awal sebelumnya 133 semakin bertambah 65. Hingga banyaknya jadi 198.

About admin

Check Also

Mangkir Rapat, Komisi I Meminta KSAD Dudung Lebih Hargai DPR

Mangkir Rapat, Komisi I Meminta KSAD Dudung Lebih Hargai DPR Komisi I DPR RI melangsungkan …